13 March 2011

Reuni Ranty

Mata masih berat saat saya bangun jam 7 pagi tadi, tidur cuma 3 jam, terjebak menyaksikan MU vs Arsenal setelah itu lanjut satu babak Real Madrid vs Hercules. Ampun, saya tidak kuat lagi melanjutkan keterjagaan, besok (Minggu) saya harus bangun pagi. Seminggu lalu, seorang teman mengirimkan pesan pendek berisi undangan pernikahannya.

Namanya Ranty... Saya mengenalnya kurang lebih 15 tahun lalu. Saat itu kami bersekolah di sekolah dasar yang berbeda. Menurut seorang teman kelasnya yang juga tetangga di lorong tempat tinggalku, dia pindahan dari kota Kendari. She is so special, cantik, dan membuat semua orang harus menatap dua kali, ya, pesona itu begitu kuat pada dirinya. Saya mengaguminya, jadi biasanya setiap sore saya naik sepeda melewati jalan yang biasa ia lalui sepulang dari les sore :) dan dia pun selalu membalas senyumku.

emma and ranty, the power of putih biru
(masih culung sekali gang, hehe)

Lalu akhirnya kami dipertemukan juga ketika menginjak bangku SMP, satu kelas, SMPN 6 yang letaknya hanya sekitar 300 meter dari rumahku. Ranty termasuk siswa yang cerdas, pembawaan tenang, dan ramah. SMA, yang juga tidak begitu jauh lokasinya dari rumahku mempertemukan kami kembali di kelas 3 Ipa I. Saya dan dia merasa senasib berada di antara kumpulan siswa-siswa andalan, kami merasa bukan siapa-siapa :(

dan ketika perjalanan hidup memisahkan teman-teman yang sudah seperti keluarga, saya mengambil kuliah komunikasi, Ranty juga pindah ke Makassar dan mulai bekerja. Selama itu kami memang berada di kota yang sama, tapi terhitung selama kurang lebih enam tahun, kami hanya bertemu sekali, suatu waktu di tahun 2004. Hari ini aku berkesempatan bertemu lagi.

Meski diguyur hujan tiba-tiba, sampai-sampai payung saya rontok dan jeans yang baru dipake, dari ujung lipatan sampai lutut basah kena cipratan air, dan sampai harus nyambung pete-pete menunggu hujan agak reda, aku tetap kukuh menghadiri acara sekali seumur hidupnya itu.

Same old Ranty, matanya indah berbinar, dan histeris jika melihat saya dari kejauhan. Hari ini ia menikah dengan pilihan hatinya. Doaku, semoga Ranty berbahagia, tidak kekurangan apapun dalam keluarga kecilnya. Love you honey, our friendship is forever. Allah bless you...

sepuluh tahun kemudian :)

2 comments:

Unknown said...

cantiknya pang...! sory numpang, selamat buat ranty semoga jadi keluarga SAMARA dan emma kapan? semoga cepat menyusul amin!!!

Tira Mayshela Kalebu said...

ihik.. so sweet skali postingannya kakak :')