31 October 2011

Hujan menaungi hatiku, hujan menyelubungi kesepianku, hujan melindungiku dari panah rindu yang datang bertubi-tubi #edisigalau #again

GWS Mar ;)


Kamis, 29 Oktober kemarin, temanku Mamar untuk kedua kalinya masuk rumah sakit lagi. Sampai-sampai suster di Stella Maris sudah hapal dengan wajahnya :P Aku sendiri baru tahu kabar itu esoknya, saat pagi-pagi tiba di kantor, aku mengubek-ubek TL di Twitter, terselip pesan agar cepat sembuh dari teman-teman kepada perempuan aseli Toraja ini.

Aku langsung menelpon Mamar, memastikan kondisinya. Vertigo menyerang hingga ia sempat terjatuh di rumahnya. Aku memutuskan menjenguk segera setelah jam kantor usai, sambil berpikir kira-kira apa yang bisa kubawa buat Mamar. Dan pilihan jatuh pada Ratu Mendoan (she was dying for it :):), di depan Makassar Golden Hotel (MGH). Lucky me, lokasi RS dan tempat beli mendoan bisa ditempuh berjalan kaki.

Mumpung sudah sore, sunset sebentar lagi, aku memilih berjalan kaki menikmati pemandangan Losari. Ah laut, akhirnya aku bisa mencium aromanya dari dekat, bukan dari ketinggian kantor tempatku bekerja. The shore could always bring memories. Aku pernah menghabiskan waktu duduk-duduk memandangi air laut, believe it or not, laut bisa menetralisir kepenatan, atau dalam istilah yang paling dimengerti: G-A-L-A-U hehehehehe....

Tiba di kamar 307, aku disambut Nunu, Buyung, Echa, dan Patrick. Ya, ampun aku tidak bisa membayangkan gaduhnya kamar ini karena mereka. Yakin dan percaya, bertemu pria-pria ini pasti jadi sehat karena tiada berselang menit, mereka selalu membuat tertawa :D Dan selalu membahagiakan bertemu dengan kawan-kawan yang selama ini terpisahkan oleh rutinitas.

Mamar masih tampak lesu, tapi aku yakin ia tetap berbahagia dikelilingi orang-orang yang setia menjaga saat jauh dari keluarga. Tuhan bersama orang-orang yang merantau, Mar ;) Aku menyerahkan bungkusan mendoan dan ternyata pemirsah, kami para penjenguklah yang menghabiskannya, hadeuh!! *tepokjidad.

Get well soon sweetheart, you're a lot stronger than you think you are. I dont really believe in medicine, not like I believe that togetherness is the real cure. God Bless You :*

24 October 2011


sometimes, only by remembering could be the greatest gift

21 October 2011

Kangen


Maaf kemarin aku lupa ulang tahunmu,
mungkin engkau belum mengenal 'marah'
jadi kau biasa-biasa saja oleh kealpaanku
ataukah mungkin kau tidak rindu
jadi terasa biasa dan kau tidak protes

one thing, hari ini aku mencium aroma tanganku
aku tiba-tiba teringat padamu

besok-besok kita harus ketemu yak!!!

20 October 2011

Sometimes I just need somebody to tell me whether I was wrong or right, am I good or bad, should I go on, stop, or stay... I know I got it all... but...

14 October 2011

Someone Like Him


Salah satu momen terindah dalam hidup, setiap tahun, adalah merayakan hari ulang tahun. Mungkin aku perlu mengganti kata 'merayakan' dengan kata 'mengenang', jauh terdengar lebih sederhana dari sekedar pesta yang menghambur-hamburkan materi -aku selalu ingat celoteh teman: merayakan kematian yang makin dekat? Wuih... dalem...

Ya, mengenang... Apa yang sudah berlalu, salah benar, baik buruk, sukses gagal, jatuh bangun, tawa tangis. Kadang tidak ada bedanya ya teman. Semua telah dan akan terus menemani perjalanan panjang sebelum bertemu dengan Sang Pemilik Segalanya. Dan yang paling menyenangkan dari hari ulang tahun adalah kehadiran atau perhatian dari teman-teman dekat. Mengingat, mungkin terdengar sangat sederhana, namun ada makna besar di baliknya...

That was in November 2005, saat aroma dan dingin hujan masih tersisa dan mengendap di kulit. Ruang kuliah yang dipenuhi kursi kayu, aku lupa tepatnya kami sedang mengikuti kuliah apa waktu itu. Semester tiga. Ya, masa-masa kuliah sangat mengesankan, hingga jika harus menceritakan ulang, saya tidak tahu harus memulai dari mana...

Lalu seseorang dengan perawakan beruang datang menghampiriku, menyerahkan a handmade diary, covernya dibalut kain denim, terdiri dari beberapa halaman yang isinya aseli tulisan tangan. Dia memang terkenal dengan tulisan tangan yang rapi dan mengusik mata #eh. Padahal jarinya besar-besar lho, kasian pulpennya, apalagi kalo pake pulpen pilot atau pulpen langsing lainnya. Hehe...

Aku mati rasa tiba-tiba, dalam arti, saya tidak tahu harus bereaksi bagaimana. Ternyata lembaran-lembaran itu berisi testimoni dan ucapan selamat ulang tahun dari teman-teman angkatan, yang selama ini sudah merasakan suka duka menjadi mahasiswa, dari ospek, bina akrab, figur. Dari teman-teman sesama perantau, hingga mereka yang asli warga Makassar dengan senang hati menyambut kami. Isi pesannya macam-macam, membuat hati ini "tergelitik", senyum-senyum sendiri, sometimes ngakak to the max, more like a mixed feeling...

waktu itu hape belum banyak beredar... jadinya pake telpon rumah.. sekarang rumah basecamp itu sedang direnovasi.. always wanna go back there again :')

Tidak hanya itu, di dalamnya ada satu keping CD ROM berisi 12 lagu soundtrack of my life, yang sering kami nyanyikan bersama jika sedang break kuliah. Kini, ia sangat menggandrungi Adele..., saya menyayangkan kenapa penyanyi cantik itu baru muncul saat masa-masa kuliah sudah berlalu, jika iya, pasti akan terjadi penggalauan massal di sepanjang koridor kosmik, hehehe..

Aku masih menyimpan kado itu (thank God waktu itu belum ada Twitter, hampir tidak dapat kado itu :P) meski beberapa tulisannya agak luntur karena kesalahanku menyimpannya di bagian kamar yang lembab. Aku bersyukur, masih bisa terbaca dengan jelas. Tidak akan kutukar dengan apapun. Sementara lagu-lagu di keping cakra padat itu masih tersimpan di laptopku.

lirik lagu siapa sajakah ini?

Hari ini, 14 Oktober, @iQko_ -yang demi membuatkanku diary itu harus membajak satu-satu teman berdasarkan urutan absen, berulang tahun. Tahun ini, timbangan umurnya menunjukkan angka 26. There's gotta be more to live buddy... Kalo kata Lifehouse: Dont be alone... Dont be afraid of what you are... Just look around.. everybody's someone... and yes! There isn't SOMEONE LIKE YOU....

Doaku tidak banyak, aku hanya berharap dan memohon pada-Nya semoga kehadiranmu selalu membawa kebahagiaan untuk keluargamu, sahabat-sahabatmu, or maybe to those who've cracked your soul. Bukankah orang baik selalu dirindukan kehadirannya? ;)

Enjoy your day... Selamat melayani permintaan-permintaan traktiran , hehehe

P.S: Segala yang tertuliskan tidak akan sia-sia, kelak ia akan menjadi pengingat, saat ingatan mulai melemah atau kesibukan telah mengambil alih. Terima kasih sudah merekam jejak-jejak kebersamaan yang kini bisa ku-rewind kapan saja. Ganbatte!!!