More Molly stuff...
Sherlock: But you can see me.
Molly: I don't count...
Me: *ngejleb* *banting mikroskop*
3 April 2014
1 April 2014
Not really in my mood to write, but I must post this. Can't put till tomorrow to let you read this :D She's my new crush, a girl with a name as in toilet. Karena dia menulis, she has a blog, put her email adress on it, but most important: she is Molly of Sherlock. Ladies and gentlemen, I give you Louise Brealey. We, fans, fancy call her Loo. Tapi, saya akan lebih menyukai Molly...
Terima kasih untuk Mark Gatiss dan Steven Moffat yang telah menghadirkan karakter baru dalam franchise Sherlock. Karakter manis yang menurut saya adalah kunci dan garam di serial ini. Yeah, Sherlock admitted it.
Jika selama ini, keberanian dan potensi keliaranku tergambar dalam karakter Alice di Closer (2004), maka keraguan, keluguan, kesendirian, penerimaan akan 'kekejaman' oleh objek cinta melekat erat pada diri Molly, and it reflects me no better way.
Here are some scenes I grabbed... I feel I've never been so Molly :)
There are moments, saat kita ingin sekali merasa berarti bagi orang yang paling kita kasihi, namun begitu sadar bahwa kita bisa saja tidak berarti. Meski chance untuk dicintai balik sangat kecil, at least dengan membantunya sudah bisa membuat lega dan segala usaha menjadi sepadan. Molly akhirnya memberanikan diri menyatakannya pada Sherlock, meski dia merasa tidak berarti. She knew what to do.
Oh, Molly. That look. I've been there many times. Masa saat apa yang kita dengarkan adalah kebenaran yang kita nantikan sekian lama, dan saat terungkap, keadaan telah berbeda.
This... When the best thing could ever happen is to look him walking away....
Masih banyak adegan lainnya. But I could never think of anything else but me, everytime I replay them.
27 March 2014
Setiap merasa mulai putus asa dan menyerah, saya langsung akan teringat dengan ucapan salah seorang adik juniorku, Rahmah.
"Selama punya niat dan baca Bismillah, gak ada yang mustahil kak," katanya saat ia mendengarku menghela napas panjang setelah melambungkan angan-anganku. Ia paham, tarikan napas itu sangat berat, menegaskan keputusasaan dan keragu-raguanku.
Aku masih di kantor, menyelesaikan laporan kegiatan sepanjang hari tadi. Tadi malam kena semprot atasan karena programku belum kelar juga. Yeah, I admit it, it was my fault. Aku punya seharian ini untuk menebus semua kesalahan itu. Kelelahan tergambar di mata, tapi kata seorang teman, hasilnya akan sepadan.
Meski terkadang aku mengeluh dengan ritme kerja, terkadang terselip rasa bahagia jika berhasil menyelesaikan tugas, namun tidak ada yang lebih membahagiakan kecuali ucapan sederhana seperti "terima kasih" dari atasan. Semua rasa lelah seketika terbayar.
Lelah yang terbayar, tapi masih belum memberiku segenap kekuatan untuk menyelesaikan berkas beasiswa yang sudah tertahan sejak akhir tahun lalu. Tarikan napas kembali kurasa berat dan panjang. Aku mencoba mengingat raut wajah Rahmah, mengulang-ulang kalimatnya itu dalam hati, berharap itu memberiku kekuatan dan semangat lagi.
"A body will not become weak where the intention is strong" said Imam Ali.
Mungkin karena aku terlalu jauh dari Imam Ali, aku belum sanggup menjadi sabdanya itu. Tuhan, berikan aku kekuatan melewati semua ini. Saat mimpi-mimpi memanggilku namun terasa sangat jauh, yang memenuhi kepalaku namun belum sanggup menggerakkanku.
Dont let me give in, I have You only, I shall not fear.
"Selama punya niat dan baca Bismillah, gak ada yang mustahil kak," katanya saat ia mendengarku menghela napas panjang setelah melambungkan angan-anganku. Ia paham, tarikan napas itu sangat berat, menegaskan keputusasaan dan keragu-raguanku.
Aku masih di kantor, menyelesaikan laporan kegiatan sepanjang hari tadi. Tadi malam kena semprot atasan karena programku belum kelar juga. Yeah, I admit it, it was my fault. Aku punya seharian ini untuk menebus semua kesalahan itu. Kelelahan tergambar di mata, tapi kata seorang teman, hasilnya akan sepadan.
Meski terkadang aku mengeluh dengan ritme kerja, terkadang terselip rasa bahagia jika berhasil menyelesaikan tugas, namun tidak ada yang lebih membahagiakan kecuali ucapan sederhana seperti "terima kasih" dari atasan. Semua rasa lelah seketika terbayar.
Lelah yang terbayar, tapi masih belum memberiku segenap kekuatan untuk menyelesaikan berkas beasiswa yang sudah tertahan sejak akhir tahun lalu. Tarikan napas kembali kurasa berat dan panjang. Aku mencoba mengingat raut wajah Rahmah, mengulang-ulang kalimatnya itu dalam hati, berharap itu memberiku kekuatan dan semangat lagi.
"A body will not become weak where the intention is strong" said Imam Ali.
Mungkin karena aku terlalu jauh dari Imam Ali, aku belum sanggup menjadi sabdanya itu. Tuhan, berikan aku kekuatan melewati semua ini. Saat mimpi-mimpi memanggilku namun terasa sangat jauh, yang memenuhi kepalaku namun belum sanggup menggerakkanku.
Dont let me give in, I have You only, I shall not fear.
18 March 2014
Words of Imam Ali
"Beware of having too many friends, for surely only someone who knows you can harm you."
"I believe in Allah like I believe in the Sun; not because I see it, but because of it, I see everything."
"The biggest form of devotion to the service of Allah (swt) is not to make a show of it."
"Whoever accepts from Allah the little livelihood, Allah will accept from him the little in actions."
"Good intentions are the best of secrets."
"Do not let your brother be stronger than you are in your amity for him."
"When you feel afraid to do a thing then do it because the real harm which you may receive is less painful than its expectation and fear."
"The best thing with which people can win the hearts of their loved ones and remove the animosity from the hearts of their enemies is cheerfulness upon meeting, asking about them in their absence, and smiling at them in their presence."
"It may happen that you ask (Allah) for something and He does not give it to you in order to endow you with (something) of better quality (later)."
Semua ucapan beliau adalah pelita bagi yang gelap, air bagi yang kehausan, asa bagi yang hilang harap, kekuatan bagi hati yang lemah... Salah satu sabda beliau yang paling menyentuh hatiku:
"Be like the flower that gives its fragrance to even the hand that crushes it..."
Salam alaika ya Ali
"I believe in Allah like I believe in the Sun; not because I see it, but because of it, I see everything."
"The biggest form of devotion to the service of Allah (swt) is not to make a show of it."
"Whoever accepts from Allah the little livelihood, Allah will accept from him the little in actions."
"Good intentions are the best of secrets."
"Do not let your brother be stronger than you are in your amity for him."
"When you feel afraid to do a thing then do it because the real harm which you may receive is less painful than its expectation and fear."
"The best thing with which people can win the hearts of their loved ones and remove the animosity from the hearts of their enemies is cheerfulness upon meeting, asking about them in their absence, and smiling at them in their presence."
"It may happen that you ask (Allah) for something and He does not give it to you in order to endow you with (something) of better quality (later)."
Semua ucapan beliau adalah pelita bagi yang gelap, air bagi yang kehausan, asa bagi yang hilang harap, kekuatan bagi hati yang lemah... Salah satu sabda beliau yang paling menyentuh hatiku:
"Be like the flower that gives its fragrance to even the hand that crushes it..."
Salam alaika ya Ali
Tenanglah, sayang
Di saat engkau merasa akan menyerah, aku di sini masih yakin padamu. Saat engkau merasa telah melukaiku, aku tetap dengan rinduku. Saat engkau ragu, dalam hati aku tidak berhenti menyebut namamu. Saat engkau lelah, aku tidak akan berhenti memandang wajahmu, meski dari jarak yang selalu terasa sangat jauh.
Selama hati masih menyembunyikan rahasia, tenanglah sayang. Engkau ada di sana, tidak ada yang akan melihatmu...
I love you, tighter than a hug, softer than a kiss, deeper than a secret...
Selama hati masih menyembunyikan rahasia, tenanglah sayang. Engkau ada di sana, tidak ada yang akan melihatmu...
I love you, tighter than a hug, softer than a kiss, deeper than a secret...
Imam Ali pernah berkata, jika ingin bersedekah, ciumlah pemberianmu, karena amal ibadah itu telah sampai lebih dahulu pada Allah sebelum disentuh oleh tangan yang menerimanya.
Di suatu kesempatan lain, Nabi Muhammad dalam sabdanya: temukanlah aku di tengah-tengahorang-orang yang tidak berpunya... Cintanya orang-orang suci tidak pernah berjarak dan tidak pernah bersyarat. Allah dan para waliNya di bumi begitu dekat hingga terkadang kita yang terbelenggu dan terhijabi ini begitu buta.
Di suatu kesempatan lain, Nabi Muhammad dalam sabdanya: temukanlah aku di tengah-tengahorang-orang yang tidak berpunya... Cintanya orang-orang suci tidak pernah berjarak dan tidak pernah bersyarat. Allah dan para waliNya di bumi begitu dekat hingga terkadang kita yang terbelenggu dan terhijabi ini begitu buta.
Subscribe to:
Posts (Atom)




